sespamardi@gmail.com
Cara Trading Saham Harian untuk Pemula: Strategi, Tips, dan Risiko

Trading saham harian atau day trading adalah aktivitas membeli dan menjual saham dalam waktu singkat, biasanya pada hari yang sama. Tujuannya adalah mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga yang cepat. Aktivitas ini sangat diminati karena potensi profitnya besar, namun juga mengandung risiko tinggi. Oleh karena itu, pemula perlu memahami dasar-dasarnya sebelum terjun langsung.
Artikel ini membahas langkah lengkap cara trading saham harian, strategi yang biasa digunakan trader, serta tips penting agar aktivitas trading lebih aman dan terarah.
Apa Itu Trading Saham Harian?
Trading harian adalah teknik transaksi saham di mana trader membuka dan menutup posisi dalam satu hari. Trader memanfaatkan naik-turun harga dalam jangka pendek untuk mendapatkan keuntungan cepat. Aktivitas ini tidak berfokus pada fundamental perusahaan, melainkan pada analisis teknikal, pola harga, serta psikologi pasar.
Trading saham berbeda dari investasi jangka panjang. Trader harian lebih agresif, cepat mengambil keputusan, dan memanfaatkan volatilitas pasar.
Keuntungan Trading Harian
- Potensi profit cepat
Pergerakan harga yang kecil pun bisa menghasilkan profit jika dilakukan dengan strategi tepat. - Tidak perlu menahan saham lama
Semua transaksi ditutup di hari yang sama sehingga tidak terbebani sentimen pasar besok. - Cocok untuk yang suka analisis teknikal
Trading harian sangat bergantung pada grafik dan indikator.
Risiko Trading Harian yang Harus Dipahami
Meskipun menguntungkan, trading harian memiliki risiko yang tidak boleh diabaikan:
- Harga sangat cepat berubah
- Trader bisa mengalami overtrading
- Risiko kerugian besar jika tidak disiplin
- Membutuhkan waktu dan fokus penuh
Oleh karena itu, trading harian tidak disarankan bagi pemula yang belum paham strategi dan manajemen risiko.
Cara Trading Saham Harian yang Benar untuk Pemula
Berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti sebagai pemula:
1. Pilih Saham yang Likuid
Trading harian harus dilakukan pada saham-saham yang aktif diperdagangkan, memiliki volume besar, dan volatilitas yang sehat.
Contoh kategori saham yang cocok:
- Saham indeks LQ45
- Saham big caps
- Saham dengan volume harian tinggi
Tujuannya agar Anda bisa masuk dan keluar pasar dengan cepat tanpa kesulitan.
2. Gunakan Analisis Teknikal
Analisis teknikal adalah dasar trading harian. Pemula harus mempelajari beberapa indikator penting seperti:
- Moving Average (MA)
- Relative Strength Index (RSI)
- MACD
- Volume
- Support dan Resistance
Dengan indikator ini, Anda bisa melihat momentum, kekuatan tren, dan potensi pembalikan harga.
3. Tentukan Strategi Trading Harian
Berikut strategi populer untuk day trading:
a. Scalping
Mengambil profit kecil namun sering, biasanya dalam hitungan menit.
b. Breakout Strategy
Masuk ketika harga menembus level resistance dengan volume besar.
c. Pullback Strategy
Menunggu harga terkoreksi sedikit sebelum kembali melanjutkan tren.
d. Rebound Strategy
Membeli saham yang turun terlalu dalam lalu memanfaatkan pantulan harga.
Pilih strategi yang sesuai dengan gaya Anda dan ujicoba terlebih dahulu di akun simulasi jika tersedia.
4. Tentukan Batas Risiko (Cut Loss)
Manajemen risiko adalah pondasi trading harian. Aturan umum adalah:
- Risiko per transaksi maksimal 1–2% dari modal
- Selalu tentukan titik cut loss sebelum membuka posisi
- Jangan berharap harga kembali naik saat sudah turun dalam
Trader sukses adalah trader yang disiplin mengendalikan risiko, bukan yang selalu profit.
5. Tentukan Target Profit Realistis
Dalam trading harian, target profit biasanya kecil, sekitar:
- 1%–3% per transaksi
- Konsisten lebih penting daripada besar
Ingat: yang penting rutin profit, bukan profit besar tapi jarang.
6. Pantau Berita dan Sentimen Pasar
Saham bisa bergerak cepat karena berita seperti:
- Laporan keuangan
- Kenaikan suku bunga
- Kebijakan pemerintah
- Sentimen global
Trader harus selalu update kondisi pasar agar tidak terjebak pergerakan mendadak.
Tips Trading Saham Harian Agar Lebih Aman
1. Jangan Gunakan Semua Modal
Gunakan hanya sebagian modal untuk trading. Sisanya dijadikan cadangan.
2. Jangan Emosional
Trading harian membutuhkan ketenangan. Hindari keputusan karena panik atau serakah.
3. Hindari Overtrading
Terlalu banyak transaksi malah meningkatkan risiko dan biaya broker.
4. Catat Semua Transaksi
Gunakan trading journal untuk menganalisis kesalahan dan memperbaiki strategi.
5. Belajar dari Grafik
Semakin sering membaca grafik, semakin tajam intuisi trading Anda.
Kesimpulan
Trading saham harian bisa menjadi peluang menarik untuk mendapatkan profit cepat. Namun, pemula harus memahami bahwa risiko juga tinggi. Kunci keberhasilan terletak pada disiplin, strategi yang jelas, pemahaman analisis teknikal, dan manajemen risiko yang ketat.
Mulailah dari modal kecil, pelajari polanya, dan jangan pernah berhenti belajar. Dengan persiapan yang matang, trading harian bisa menjadi aktivitas yang menguntungkan dan aman.




